4 Masalah Kesehatan yang Akan Mengancam Dunia Pada Tahun 2019

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Jakarta - Saat ini, muncul tantangan penyakit baru atau new emerging disease yang diwaspadai oleh berbagai negara seperti Ebola, Mers-Cov, Zika, dan lainnya yang berpotensi pandemi dengan risiko kematian dan penyebaran tinggi.

Adanya perbedaan kapasitas negara dalam menghadapi masalah kesehatan juga menjadi hambatan, seperti kualitas pelayanan jaminan kesehatan dan adanya pihak yang menolak vaksin atau antivaksin yang mengancam kesehatan kelompok.



Untuk itu, World Health Organization (WHO) membuat daftar masalah kesehatan yang akan mengancam dunia yang diharapkan akan bisa terselesaikan sesegera mungkin. Berikut diantaranya dikutip dari who.int.

1.Polusi udara dan perubahan iklim



9 dari 10 orang menghirup udara yang tercemar setiap hari. Polutan mikroskopis di udara dapat menembus sistem pernapasan dan paru-paru, peredaran darah, dan merusak organ jantung serta otak. Sampai saat ini, tercatat lebih dari 7 jura orang yang meninggal akibat polusi udara.
Penyebab utama pencemaran udara yakni pembakaran bahan bakar yang merupakan kontributor dari perubahan iklim. Diperkirakan antara tahun 2030 sampai 2050, akan terjadi 250.000 kematian akibat perubahan iklim.
2. Influenza

Dunia diprediksi akan menghadapi pandemi influenza yang lain dalam beberapa waktu dekat. Satu-satunya yang tidak diketahui adalah kapan dan seberapa parahnya.
Sampai saat ini, tercatat 114 negara yang berpotensi mendapatkan wabah influenza. Setiap tahun, WHO merokomendasikan negara-negara yang rentan untuk mendapatkan vaksin yang bisa melindungi diri dari virus flu yang bersifat musiman.
3. Kemiskinan

Lebih dari 1,6 miliar orang atau 22 persen dari populasi global tinggal di wilayah kemiskinan yang tak kunjung usai, seperti kekeringan, kelaparan, konflik dan perpindahan penduduk yang membuat mereka tidak memiliki akses kesehatan.
Kemiskinan ada hampir di seluruh wilayah dinia dan disinilah setengah dari target utama dalam tujuan pembangunan dilakukan seperti mengupayakan kesehatan ibu dan anak, namun sayangnya masih belum terpenuhi.
4. Resistensi Antibiotik

Resistensi antibiotik atau kemampuan bakteri dan virus untuk melawan obat-obatan akan terjadi seiring dengan konsumsi antibiotik yang terlalu sering. Resistensi ini akan menyebabkan obat atau antibiotik menjadi langka atau habis.
Resistensi antimikroba juga didorong dengan penggunaan antibiotik yang berlebihan tidak hanya pada manusia, namun juga pada hewan terutama yang sering dikonsumsi sebagai produk makanan.




sumber:
https://pixabay.com/
who.int
https://health.detik.com

Post a Comment

0 Comments